Pengumuman Penerimaan Artikel Untuk Jurnal JANARU SAJA

Jurnal Janaru Saja Prodi Sastra Jepang Unikom edisi Nopember 2014 akan segera terbit. Bagi yang berminat untuk menerbitkan artikelnya di jurnal kami, silahkan menghubungi kami melalui email sj@email.unikom.ac.id atau klik di sini.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

PENYEBAB MENURUNNYA TINGKAT KELAHIRAN (SHOUSHIKA) DI JEPANG DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA

img313 img314 img315 img316 img317 img318 img319 img320 img321 img322 img323

Categories: Uncategorized | Leave a comment

‘GESTURE’ KOMUNIKASI NON VERBAL DI JEPANG

img288 img289 img290 img291 img292 img293 img294 img295 img296 img297 img298

Categories: Linguistik | Leave a comment

Kajian Kontrasatif Makna Kata ‘Ookii’ dan ‘Besar’

img299img300 img301 img302 img303 img304 img305 img306 img307 img308 img309 img310 img311 img312

Categories: Linguistik | Leave a comment

PERSEPSI CALON MAHASISWA TERHADAP PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA (Penelitian Terhadap Siswa SMA dan SMK di Kota Bandung dan Sekitarnya)

PERSEPSI CALON MAHASISWA TERHADAP PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
(Penelitian Terhadap Siswa SMA dan SMK di Kota Bandung dan Sekitarnya)

Oleh:
Pitri Haryanti, M.Pd, Fenny Febrianty, SS., M.Pd, Soni Mulyawan Setiana, M.Pd

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) memperoleh gambaran bagaimana persepsi calon mahasiswa terhadap Program Studi Sastra Jepang Unikom, 2) mengetahui frekuensi faktor yang mempengaruhi persepsi calon mahasiswa terhadap Program Studi Sastra Jepang Unikom, 3) mengetahui Seberapa besar ketertarikan/minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Program Studi Sastra Jepang Unikom, dan 4) mengetahui bagaimana korelasi antara persepsi calon mahasiswa terhadap Program Studi Sastra Jepang Unikom dengan minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Program Studi Sastra Jepang Unikom. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan melakukan penelitian lapangan (field research). Pengambilan data dilakukan melalui pengisian angket oleh 107 siswa SMA dan SMK se-Bandung dan sekitarnya yang mengikuti kegiatan JEE (Japanese Education Exhibition) yang diselenggarakan oleh Program Studi Sastra Jepang Unikom pada Sabtu, 11 Mei 2013. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) 28% responden memiliki persepsi Sangat Baik, 66,4% responden memiliki persepsi yang Baik, 3,7% responden memiliki persepsi Cukup, dan 1,9% responden memiliki persepsi Kurang terhadap Prodi Sastra Jepang Unikom, 2) 40,02% responden memilih Mutu/Kualitas, 34,6 responden memilih Sumber Daya Manusia, 15% responden memilih Sarana Dan Prasarana, kemudian 10,3% responden memilih Biaya Kuliah Yang Relatif Terjangkau dan Bisa Dicicil sebagai dasar penilaian dalam memberikan persepsi kepada Prodi Sastra Jepang Unikom, 3) 31,8% responden tertarik dan 68,2% responden tidak tertarik untuk melanjutkan studi di Program Studi Sastra Jepang Unikom, 4) Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara persepsi calon mahasiswa terhadap Prodi Sastra Jepang Unikom dengan minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Prodi Sastra Jepang Unikom. Untuk itu, hendaknya baik Prodi, fakultas, maupun universitas melakukan usaha-usaha yang lebih aktif dan intensif lagi untuk mempromosikan Prodi Sastra Jepang Unikom kepada calon mahasiswa

Kata Kunci : Persepsi, Calon Mahasiswa, Program Studi Sastra Jepang

Continue reading

Categories: Uncategorized | Leave a comment

UNGKAPAN DALAM BAHASA JEPANG YANG MENUNJUKKAN KERAMAHAN DAN KEAKRABAN

Oleh : Fenny Febrianty

Abstrak

Ungkapan yang menunjukkan keramahan dan keakraban dalam bahasa Jepang dapat ditunjukkan dengan berbagai cara, diantaranya penggunaan partikel seperti ne, yo, no, ka, wa, na, ya, ze, dan zo. Selain itu penggunaan istilah-istilah yang biasa digunakan untuk anggota keluarga sendiri, seperti oneesan, oniisan, ojisan, dan obasan serta penggunaan pola kalimat te kuru dapat memberikan kesan ramah dan akrab  terhadap pembicaranya. Continue reading

Categories: Linguistik | Leave a comment

PENANGGULANGAN BANJIR DI JEPANG DILIHAT DARI ASPEK BUDAYA

619/Kajian Budaya:
LAPORAN AKHIR
PENELITIAN DOSEN PEMULA

PENANGGULANGAN BANJIR DI JEPANG
DITINJAU DARI ASPEK BUDAYA

TIM PENGUSUL
Pitri Haryanti, S.Pd., M.Pd (0423087703)
Retno Purwani Sari, S.S., M.Hum (0411037402)
Soni Mulyawan Setiana, S.Pd., M.Pd (0425027702)

Dibiayai oleh:
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sesuai dengan
Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Dosen Pemula Bagi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Nomor: 27/Sp2H/PL/DIT.LITABMAS/V/2013, tanggal 27 Juni 2013

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
DESEMBER 2013

RINGKASAN

Banjir merupakan fenomena yang sering terjadi di Negara kita akhir-akhir ini. Tetapi kejadian banjir yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya ditanggapi seperti bencana biasa yang pasti datang tanpa diikuti dengan tindakan-tindakan pencegahan ataupun penanggulangan yang signifikan, sehingga ketika banjir datang berulang misalnya di Jakarta, pemerintah kota yang seharusnya memiliki kemampuan antisipasi, pencegahan, serta penanganan yang semakin baik dan canggih dari waktu ke waktu pada kenyataannya tidak lebih sigap dan cekatan.

Masyarakat Jepang berpegang pada gagasan etika berupa tanggung jawab etis untuk menjalani kehidupan yang baik sebagai makhluk Tuhan, sebagai sesama manusia, serta sebagai penjaga dan pemelihara lingkungan – yang implementasinya diwujudkan dengan sistem etika bushido terlepas dari peran individu di dalam masyarakat, apakah dirinya seorang pemimpin pemerintahan, pihak swasta, ataupun anggota masyarakat. Dengan kata lain, gagasan etika berupa tanggung jawab etis dan bushido sudah menjadi pola pikir masyarakat Jepang secara keseluruhan.

Bangsa Jepang dikenal bukan hanya sebagai negara maju, mereka pun memiliki budaya kedisiplinan yang sangat tinggi, menghormati alam dengan menjaga kelestariannya, mengikuti atau patuh terhadap peraturan yang ditetapkan pemerintahnya. Dengan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang mereka seperti Bushidou yang mengajarkan tidak hanya bagaimana menggunakan senjata dan berperang tetapi juga loyalitas, pengabdian untuk negara, membuat Jepang dengan gigih dan sungguh-sungguh memikirkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi bencana alam di negaranya yang tidak terbatas hanya banjir tetapi gempa, tsunami dan tantangan-tantangan alam lainnya. Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk bercermin dari Jepang bagaimana mereka menanggulangi banjir dilihat dari aspek budayanya.

Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan luaran sebagai percontohan dan studi banding Indonesia dengan Jepang dalam menangani masalah banjir dilihat dari budaya masyarakatnya.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Tes Tulis Sebagai Alat Evaluasi Kemampuan membaca

            Soni Mulyawan Setiana, M.Pd

 Abstrak

Pengalaman empiris membuktikan bahwa  aktivitas membaca teks atau buku berbahasa Jepang bagi pembelajar yang mempelajari bahasa Jepang  di Indonesia merupakan satu hal yang dirasakan sulit. Untuk itu perlu kiranya diadakan evaluasi mengenai kemampuan membaca teks berbahasa Jepang. Evaluasi pada pokoknya digunakan untuk mengembangkan kemampuan siswa secara optimal  Biasanya hasil belajar dievaluasi melalui tes, baik berupa tes uraian maupun berupa tes objektif. Tes kemampuan membaca erat kaitannya dengan behaviour pemahaman, biasanya  mencakup  hal-hal  sebagai berikut: 1) Membaca kata-kata yang bertuliskan huruf kana dan kanji, 2) Memahami makna kalimat pendek, 3) Memahami makna kalimat panjang, 4) Memahami makna alinea dalam bacaan, 5) Memahami isi bacaan secara keseluruhan. Untuk  membuat tes tulis dokkai yang lebih handal, dalam pembuatannya perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) menggunakan sample berbahasa yang memadai. 2) tidak memberi kebebasan terlalu banyak kepada peserta tes. 3) membuat butir soal yang tidak ambigu/taksa. 4) memberikan petunjuk yang jelas dan eksplisit. 5) bahan tes tertata baik dan terbaca sempurna. 6) peserta hendaknya kenal dengan format dan teknik tes. 7) menggunakan butir soal yang memungkinkan penyekoran seobjektif mungkin. 8) menyediakan kunci penilaian yang rinci. Pemaparan singkat dari teori-teori dan pengalaman penulis dalam membuat tes tertulis matakuliah dokkai dalam makalah yang akan disajikan, diharapkan dapat memberikan masukan dan tambahan pengetahuan bagi para pengajar bahasa Jepang, khususnya pengajar matakuliah dokkai.

 Kata kunci; Tes Tulis, Evaluasi, kemampuan membaca

 

img181

 

img182

 

img183

 

img184

 

img185

 

img186

 

img187

img188

img189

 

img190

Categories: Uncategorized | 4 Comments

PERSEPSI MAHASISWA TENTANG CARA MENGAJAR DOSEN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN MENGUASAI KANJI (Penelitian Terhadap Mahasiswa Tingkat III Program Studi Sastra Jepang UNIKOM)

Soni Mulyawan Setiana, M.Pd

Pengajar pada Program Studi Sastra Jepang Fakultas Sastra UNIKOM

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang persepsi mahasiswa terhadap dosen matakuliah kanji, kemampuan mahasiswa dalam menguasai kanji, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara persepsi mahasiswa tentang cara mengajar dosen  terhadap kemampuan mahasiwa dalam menguasai kanji.. Instumen penelitian yang digunakan adalah tes, angket, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 (tujuh) orang mahasiswa atau sekitar 23,3 % mengatakan bahwa cara mengajar dosen matakuliah kanji adalah kurang baik, kemudian 8 (delapan) mahasiswa atau sekitar 26,7% mengatakan bahwa cara mengajar dosen matakuliah kanji adalah  cukup. Selanjutnya  8 (delapan) orang mahasiswa atau sekitar 26,7% mengatakan bahwa cara mengajar dosen matakuliah kanji adalah baik.  kemudian 7 (tujuh) mahasiswa atau sekitar 23,3% mengatakan bahwa cara mengajar dosen matakuliah kanji adalah  baik sekali.  Dari hasil tes diketahui bahwa kemampuan mahasiswa dalam membaca adalah  cukup dengan rata-rata 62,03.  Kemudian dari hasil uji korelasi diketahui bahwa terdapat  pengaruh antara persepsi  mahasiswa tentang cara mengajar dosen matakuliah kanji terhadap kemampuan mahasiswa dalam menguasai kanji. Hal ini diperkuat dengan besarnya hubungan yaitu  66,5 %

img254img255img256img257img258img259img260img261img262img263img264img265img266img267img268

Categories: Uncategorized | Leave a comment

PERMASALAHAN PEMBELAJARAN BERBICARA DALAM BAHASA JEPANG (Penelitian Terhadap Mahasiswa Tingkat II Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom)

 

Soni Mulyawan Setiana, M.Pd

ABSTRACT

 

International Relations Department at Unikom provide Japanese course for 2 credits on fourth semester as one of the elective courses in order for students having skills in foreign languages ​​besides English well will have self-confidence to face of challenges and opportunities in the global competition. In order, students are expected having good skills of Japanese language, as one is speaking skill. Speaking skills have an important role in everyday life to interact and communicate.   Based on experiences in teaching Japanese course in International Relation Department at Unikom prove that the student had diffulty speaking to communicate ideas or messages in Japanese language. The purposes of the research were to investigate the difficulties of learning Japanese speaking, to know the causes of difficulties of learning speaking, to know how the students of International Relation Department solve the difficulties of learning speaking. The research design was descriptive qualitative research. The research was conducted on namely 20 students of International Relations Department at Unikom who took Japanese course as an elective course. The data collected by giving interview to the students. The result of this research expected to provide benefits to the Japanese language teachers, especially Japanese language teachers in International Relation Department.

 

Keyword:  (Student, Difficulty, Learning, Japanese Speaking)

img191img192 img193 img194 img195 img196 img197 img198 img199

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.